Depok, 5 April 2011
To: Colabowriter
Subject: Makna Memori
Mengutip kata guru Oogway pada si Poo di film kungfu panda, “kemarin adalah sejarah, masa depan masih misteri hari ini adalah hadiah (gift)”.... today is a present. Kata present memiliki dua pengertian bisa berarti kekinian dan juga hadiah. Bila kedua kata itu saya boleh gabungkan maka bisa jadi kekinian adalah hadiah.
Hadiah dari mana?
Kekinian adalah hadiah dari masa lampau, present was born fom past.
Sungguh terlihat sangat atheistic... hehehehe... menganggap berkah bukan dari Tuhan...namun ingat hari - hari yang kita jalani adalah berkah Tuhan. Hari ini adalah berkah yang didapat dari perbuatan masa lampau. Sedetik yang lalu, semenit yang lalu, sejam yang lalu, seminggu yang lalu, sebulan yang lalu, setahun yang lalu, bahkan ribuan tahun lalu
Kelampauan disimpan oleh manusia di dalam sebuah ranah yang disebut, ingatan, sejarah, kenangan, pengalaman, dan memori
Memori, kata yang saat ini menjadi bahasan utama dalam blog ini, memiliki banyak arti di dalam KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA:
1. Kesadaran akan pengalaman masa lampau yang hidup kembali
2. Catatan yang berisi penjelasan
3. Peringatan
4. Peranti komputer yg dapat menyimpan dan merekam informasi
Fokus perhatian saya ada di nomor 1, memori sebagai kesadaran yang dihidupkan kembali.
Jika dilihat dari sudut pandang biologi bagian otak manusia memiliki bagian yang disebut serebrum yang kapasitasnya lebih besar dari personal computer. Logikanya apapun yang dialami oleh indera kita maka otak akan menyimpannya. Jika pengalaman indera itu dirasa berkesan maka jumlah memorinya akan lebih besar dari pengalaman indera yang lewat begitu saja. Namun akibat kerja otak yang banyak membuat memori otak (pengertian memori nomor dua) tidak mampu secara gamblang menghadirkan kembali pengalaman inderawi secara spesifik.
Misal, beberapa menit yang lalu kita bertemu dengan teman di sebuah koridor jalan. Lalu kitamenceritakan pertemuan kita dengan teman di koridor tadi kepada orang rumah. Apa yang kita ceritakan pada orang rumah tidaklah mungkin sedetil peristiwa yang terjadi tadi. Kita mungkin tidak ingat dengan warna bajunya, gerak matanya, cara ia menggerakan tangan, wajah orang-orang yang berlalu lalang dan pada detik keberapa si teman mengucapkan selamat tinggal.
Memori selalu tersimpan namun tak dapat dihadirkan senyata adanya
Seiring dengan evolusi kebudayaan. Manusia mengakali bagimana caranya agar memori dapat dimaknai kemudian hari. Pada awalnya sebelum manusia menemukan budaya tulisan, manusia menyampaikan/ membagi memori dengan gambar gambar sederhana lalu berkembang menjadi dengan tulisan paku, menjadi aksara, dan simbol simbol lain.
Memang penulisan, penggambaran, pelukisan dan pemaknaan kembali memori dalam bentuk materi memiliki risiko tersendiri. Misal si pembuat catatan akan menggunakan subjektivitasnya dan mengambil peristiwa tertentu saja.
Memori selain menjadi alat manusia untuk melihat ke belakang jugadigunakan sebagai penglegitimasi kekuasaan
Hitler meligitimasi invasi eropa dengan memori kejayaan Jerman merebut Romawi
Mussolini meligitimasi fasisme Italia dengan fakta sejarah bangsa romawi pernah mendominiasi dunia
Ken Arok melegitimasi kuasanya dengan mengakali memori masa lalunya. Ia mengaku sebagai titisan dewa wisnu dan mengaburkan memori bahwa ia bukan perampok.
Itu bagi penguasa tamak......
Bagiku yang pelupa dan pikun stadium lanjut...memori yang tercatat dengan baik akan sangat membantu untuk menjalani masa depan...
Aku butuh patokan atau milestone......dalam menjalani aktivitas aku butuh pengingat misal tanggal kapan aku harus mengumpulkan tugas administrasiku, kapan aku harus minum obat, kapan aku harus beli perabotan lenong, dll. Pengingat- pengingat itu datangnya dari masa lalu bukan dari masa depan bukan dari ramalan.
Selain itu memori bisa dijadikan alat untuk rekreasi. Berekreasi ke masa lalu tanpa harus membuat mesin waktu. Mengenang memori yang lucu dapat menghilangkan kepenatan sementara. Terlepas dari kekinian sejenak.
Manusia butuh memori, lalu Tuhan sebagai pemberi berkah apakah menggunakan memori juga?
Pernahkan kau baca kitab suci? Kitab suci isinya itu perintah dan larangan yang datangnya dari peristiwa-peristiwa lampau. Tuhan telah mengingatkan kita agar umat-Nya tidak mengulangi kesalahan seperti kaum Ad, kaum Tsamud, kaum shodom, kaum nabi Nuh dan bangsa Israel yang membangkang. Itu adalah bukti bahwa Tuhan juga memakai memori sebagai pedoman berperilaku untuk manusia. Memori atau pengalaman buruk dijadikan peringatan. Lucu juga ya kalau ditilik-tilik peringatan kata dasarnya adalah ingat
Namun memori jua yang membuat seseorang terkadang sulit menatap masa depan...menatap cinta yang baru...
Dari sebuah memori yang sebenarnya sudah masuk recycle bin...ah sudahlah....tokh memori juga ada yg tak berguna atau dibuat tidak berguna...
Memori yang merupakan hadiah dapat menjadi bermakna apabila tidak menjadi hantu pikiran namun ditransformasi kembali menjadi bentuk lain. Menjadi monumen untuk masa depan. Masa depan akan selalu membutuhkan masa lalu. Apa yang akan terjadi jika kehidupan tidak memiliki masa lalu? Bagiku kehidupan itu akan menjadi kehidupan yang berjalan seperti kuda dengan kacamata, akan menabrak apapun yang dilaluinya. Bakhan akan hancur karena tidak memiliki ingatan. Pengalaman buruk akan selalu diulang dan membentuk lingkaran setan.
Disimpan menjadi sebuah memori pada 8 April 2011
Mega (anggota colabowriter)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar